Pengantar Desain Penelitian Pendidikan

Pengantar Desain Penelitian Pendidikan

A. Perbedaan Pandangan Mengenai Pandangan Pendekatan Penelitian

Ahmad Dahlan. Penelitian pendidikan adalah sebuah desain penelitian yang tidak memiliki pendekatan yang spesifik. Setiap ahli memiliki sebuah pendapat serta pendekatan yang dianggap paling benar dalam melaksanakan penelitian yang berkaitan dengan pendekatan yang digunakan. Pada faktanya di Indonesia telah menjadi rahasia umum bahwa suatu universitas lebih menganut satu pendekatan penelitian pendidikan, meskipun tidak tertulis. Salah satu contoh di Yogyakarta, Salah satu universitas lebih condong memberikan izin penelitian dengan pendekatan kuantitatif dibandingkan dengan pendekatan kualitatif. Hal ini bisa diakibatkan oleh berbagai hal misalnya karena ahli yang disediakan oleh sebuah lembaga lebih banyak berasal dari latar belakang, sehingga kejadian ini dianggap wajar.

Perbedaan pandangan mengenai penelitian pendidikan telah terjadi secara meluas dan cenderung membentuk kutub-kutub yang seharusnya sebagai seorang pendidik pandangan dapat direduksi. Pada suatu seminar pendidikan yang dihadiri oleh seorang peniliti yang cenderung menggunakan pendekatan kuantitatif mendebat saya sebagai yang pada kesempatan tersebut membawakan penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Dalil mengenai keunikan nilai yang ada dan melekat pada manusia sangat mustahil untuk "diangkakan" adalah kata kunci bagi para pengguna pendekatan kualitatif. Sama halnya dengan mereka, peneliti dengan pendekatan kuantitatif terkadang menganggap bahwa penelitian yang mengamati sebuah sungai dan menjelaskan keadaanya akan sia-sia jika saya ke sungai yang sama dan tidak mendapati keadaan yang sama.

Hakikatnya pendekatan penelitian harusnya tidak menjadi pilihan dalam suatu penelitian, tapi menjadi akan tetapi pendekatan suatu penelitian adalah sebuah keharusan yang melekat pada objek yang diteliti. Sebuah pendekatan kuantitatif digunakan karena dasar dan konstruk dari variabel yang hendak di amati telah ada dan dipaparkan dengan jelas. Peneliti hanya ingin mencari tahu mengenai nilai yang melekat pada variabel tersebut. Penelitian dengan pendekatan kualitatif dilakukan karena ada banyak faktor yang masih samar-samar atau bahkan belum ditemukan sama sekali sehingga dibutuhkan kajian yang lebih lama mengenai segala penyebab yang melekat pada objek.

Desain Penelitian pendidikan
Sumber: playbuzz.com

B. Desain Penelitian Pendidikan

Penelitian mengenai pendidikan bisa jadi menjadi penelitian yang sangat komplek dengan variasi jenis penelitian yang paling lengkap. Sebuah kajian tentang kurikulum bisa saja membutuhkan evaluasi untuk mencari tahu kekurangan atau efektifitas dari suatu program yang telah berjalan. Terlepas dari Evaluasi, pendapat dari pihak-pihak terkait seperti pakar dan praktisi mengenai suatu program memiliki kemungkinan untuk menghasilkan survey. Penelitian pendidikan hampir mampu mengadopsi segala macam desain penelitian karena objek yang sangat komplek di dalam dunia pendidikan.

Praktek pendidikan yang melibatkan banyak aspek baik dari segi kurikulum ideal, kurikulum formal, kurikulum Instruksional, Kurikulum Operasional hingga Kurikulum Eksperiensial memberikan celah yang sangat luas untuk dikaji. Celah ini juga memungkinkan untuk memunculkan banyak kesenjangan antara harapan dan fakta, terlebih pada objek yang dilibatkan dalam kurikulum merupakan manusia yang bersifat dinamis membuat tidak satupun desain penelitian akan cocok untuk semua masalah. desain penelitian yang digunakan harus disesuaikan dengan masalah dan solusi yang diberikan.

Sebagaimana yang telah diketahui bahwa objek dalam dunia pendidikan adalah manusia yang bersifat dinamis membuat pelaksanaan desain penelitian yang tradisional menemui kendala. Sebuah penelitian dengan desai experimen, survey, analisis kolerasi yang menekankan pada deskripsi dari data yang telah dikaji tidak mampu untuk memberikan gambaran yang baik mengenai langkah selanjutnya. Sebuah inovasi dalam dunia pendidikan tentu saja dibutuhkan agar perkembangan peserta didik juga tumbuh sesuai dengan tuntutan zaman. 

Reformasi gagasan tentu saja tidak lahir begitu saja di fikiran kemudian diaplikasikan pada peserta didik. Tanggung jawab yang besar setelah menerapkan suatu program tentunya harus didukung oleh data yang baik. Research and Development akan menjadi suatu solusi yang baik dalam usaha mengembangkan suatu program baru dan sekaligus menilai dampak yang dibawakan oleh program yang telah disusun. Desain ini tentu saja tidak serta mengalahkan desain Eksperimen yang telah berhasil mencari tahu mengenai metode yang lebih baik dari dua metode atau lebih yang diterapkan dari peserta didik.

Sebagai seorang pendidik dan orang yang berkecimpung dalam dunia pendidikan, tentu sangat penting mengetahui fungsi dan peran dari desain penelitian pendidikan. Sama halnya dengan pendekatan penelitian, pemilihan desain penelitian tidak didasarkan oleh pilihan yang diambil oleh peneliti melainkan adalah suatu keharusan karena desain yang dipilih adalah desain yang tepat untuk mencari tahu masalah, mengatasi masalah, memilih suatu metode atau mengembangkan metode terntentu untuk memperbaiki sebuah kualitas pendidikan tidak sebatas pada proses pembelajaran.

2 Responses to "Pengantar Desain Penelitian Pendidikan"